A. PROSES PRODUKSI
SEBUAH KAPAL BARU
Sebelum kita masuk dalam pembahasan tentang penting nya alat ukur dalam pembuatan
suatu kapal kita akan bahas sedikit proses produksi sebuah kapal baru dari dasar nya, sebuah awalan kerja
pembangunan atau pengerjaan proyek biasa didahului dengan sebuah tender.
Perusahaan yang menjalankan proyek adalah perusahaan yang telah dipilih dan
dipandang sesuai dengan keinginan owner untuk melaksanakan proyek pembangunan
kapal. Atau owner yang secara langsung memesan ke pihak perusahaan galangan
untuk mengerjakan sebuah proyek pembangunan kapal dari proses tersebut alat ukur
sangat penting dalam pembuatan kapal karna lebih dari 80% prses nya memerlukan
alat ukur . Alur proses kegiatan produksi pada Galangan dapat
dilihat pada bagan dibawah ini:
B. DEFINISI ALAT UKUR
Alat ukur (measuring
tool) merupakan suatu alat untuk mengetahui besaran baik itu besaran,
ukuran atau dimensi dan kondisi fisik suatu komponen jadi alat ukur yang
digunakan dalam pembuatan kapal baik dalam lapangan maupun dalam gambar nya
sebagai berikut:
A.Mistar berbentuk rol (mistar gulung)
A.a Definisi nya
Mistar
berbentuk rol merupakan alat ukur besaran panjang yang bisa digulung, biasanya
mistar jenis ini terbuat dari logam yang dibentuk tipis dan di isi skala.
Mistar rol ini sering digunkan untuk mengukur suatu benda yang sangat panjang
(lebih dari 5 meter) serta mistar gulung ini sangat praktis untuk dibawa kemana
saja
A.b Gambar nya
A.c
Aplikasi nya dalam pembuatan Kapal
mistar rol
ini dalam pembuatan kapal biasa nya digunakan untuk mengukur panjang atau lebar
pada plat dilapangan baik itu untuk plat kulit kapal atau frame yang ingin
dipotong dalam pembuatan suatu kapal atau untuk mengukur panjang pada bagian kapal yang tidak dapat di
ukur dengan mistar.
Miatar rol yang baik dibuat dengan ujung yang bisa bergeser, dapat
digunakan dengan cara menekankan ujungnya untuk ukuran pendek atau dapat
ditarik dan
ditegangkan sepanjang benda kerja untuk berbagai ukuran yang
sesuai dari pita pengukur.

B.Mistar
geser (Jangka Sorong)
B.a
Definisi nya
mistar geser atau yang lebih
sering disebut Jangka sorong
merupakan salah satu alat ukur dari besaran pokok panjang. Bentuknya mirip
dengan kunci inggris yang rahangnya bisa digeser Alat ukur ini memiliki
ketelitian hingga 0,1 mm.
Jangka sorong terdiri dari rahang tetap dan rahang geser. Rahang tetap dan geser ada yang di atas dan
di bawah. Dalam jangka sorong terdapat 2 skala. Skala utama pada rahang tetap
dan skala nonius di rahang gesernya.Skala
utama memiliki skala dalamm satuan cm dan mm sedangkan skala pada nonius
memiliki panjang 9 mm yang dibagi menjadi 10 skala
B.b
Gambar nya

B.c Fungsi
Jangka Sorong
1. Jangka sorong
berfungsi mengukur panjang suatu benda dengan ketelitian sampai 0,1 mm. (rahang
tetap dan rahang geser bawah)
2. Rahang tetap
dan rahang geser atas bisa digunakan untuk mengukur diameter benda yang cukup
kecil seperti cincin, pipa, dll.
3. Tangkai ukur
di bagian bawah berfungsi untuk mengukur kedalaman seperti kedalaman tabung,
lubang kecil, atau perbedaan tinggi yang kecil.
B.d Aplikasi nya dalam pembuatan kapal
jangka sorong dalam
pembuatan kapal biasa nya digunakan untuk mengukur ketebalan suatu plat,
diameter luar ataupun diameter dalam suatu baut yang dipakai pada kapal atau
bentuk kapal yang dapat diukur diameter nya oleh jangka sorong yang tingkat detail nya lebih akurat dari pada
mistar biasa.

B.e cara menggunakan jangka sorong dalam
mengukur benda kerja

2. Langkah/ cara menggunakan jangka sorong selanjutnya adalah membersihkan permukaan benda dan permukaan rahang dan plat agar tidak ada benda yang menempel yang bisa sebabkan kesalahan pengukuran.
3. Tutup rahang hingga mengapit dengan plat yang ingin dihitung ketebalan nya. Pastikan posisi benda sesuai dengan pengukuran yang ingin diambil. Lalu tinggal membaca skalanya.
B.f Cara membaca Jangka
Sorong

- Lihat skala utama,kita lihat nilai yang terukur yang lurus dengan angka nol di skala nonius. Bisa menunjukkan posisi berhimpit dengan garis pada skala utama bisa juga tidak. Jika tidak ambil nilai skala utama yang terdekat di kirinya. Pada tahap ini kita baru mendapatkan ketelitian sampai 1 mm
- Lihat Skala nonius, carilah angka pada skala nonius yang berhimpit dengan garis di skala utama. Pengukuran ini punya ketelitian hingga 0,1 mm
- Lalu Jumlahkan
C. Mistar baja (steelrule)
C.a Definisi nya
Mistar
baja adalah alat ukur yang terbuat dari baja tahan karat. Permukaan dan bagian
sisinya rata dan halus, di atasnya terdapat guratan-guratan ukuran, ada yang
dalam satuan inchi, sentimeter dan ada pula yang gabungan inchi dan
sentimeter/milimeter.
C.b Gambar nya

C.c
Aplikasi nya dalam pembuatan kapal
Mistar baja
dalam pembuatan kapal biasa nya digunakan untuk mengukur
lebar mengukur tebal serta, memeriksa kerataan suatu permukaan benda kerja. Di
samping itu mistar baja (steelrule) dapat dipergunakan untuk mengukur dan
menentukan batas-batas ukuran juga biasa dipergunakan sebagal pertolongan
menarik garis pada waktu menggambar pada permukaan benda dan membuat garis pinggir pada kertas gambar gambar. Setiap menarik Garis hanya dilakukan satu kali.

D.Mistar Segitiga (Siku-siku)
D.a Definisi nya
Disamping mistar lurus yang biasa kita kenal, kita membutuhkansepasang
mistar segi tiga untuk membuat sudut istimewa dan untuk membuat garis sejajar,
terutama bila kita tidak memiliki mesin gambar.Mistar segi tiga yang dipakai
ada 2 (dua) buah, mistar yang pertama mempunyai sudut 45°, 90°, 45°, sedangkan
yang lainnya mempunyai sudut30°, 60° dan 90°.
D.b Gambar nya

D.c Aplikasi nya dalam pembuatan kapal
Mistar segitiga atu
sering di sebut dengan mistar siku siku dalam pembuatan kapal biasanya
digunakan untuk membuat garis tegak lurus dalam gambar suatu kapal garis tersebut sering disebut dengan garis WL
& BL

E. Mikrometer
E.a Definisi nya
Untuk pekerjaan yang presisi diperlukan alat
ukur dengan ketelitian yang sangat tinggi. Jangka sorong tidak dapat mengukur
dengan ketelitian 0,01 mm secara tepat, karena itu dibuat micrometer yang mampu
mengukur dengan ketelitian 0,01 mm sampai 0,002 mm. Hasil pengukuran lebih presisi, akan tetapi jangkauan
ukuran mikrometer lebih kecil, yaitu sekitar 25 mm. Mikrometer memiliki ketelitian sampai dengan 0,01 mm. Jangkauan ukur mikrometer adalah 0–25 mm, 25–50 mm, 50–75 mm, dan seterusnya
dengan selang 25 mm
E.b Gambar nya

E.c
Aplikasi nya dalam pembuatan kapal
Micrometer dalam pembuatan kapal berfungsi
untuk mengukur diameter dalam atau diameter luar suatu baut yang ngin
digunakan pada kapal

E.d Cara menggunakan mikrometer pada benda kerja
a. Bersihkan alat ukur yang akan digunakan.
b. Tempatkan Micrometer pada Ragum dengan
menjepitnya pada bagian Tangkai Micrometer
c. Ambil Batang Kalibrasi yang sesuai Range-nya
dan tempelkan salah satu ujungnya pada Anvil. (Pada Micrometer dengan
Spesifikasi Range 0 ~ 25 mm tidak menggunakan Batang Kalibrasi).
d. Putar Thimble sehingga unjung Spindle
mendekati ujung lainnya dari batang Kalibrasi.
e. Putar Ratchet Stopper untuk mengencangkan Spindle
hingga terdengar suara sebanyak 2 ~ 3 putaran. (Pastikan posisi Batang
Kalibrasi sudah benar atau tidak miring).
E.e Cara
membaca mikrometer
a. Skala Samping berhimpit dengan strip yang
menunjukkan angka NOL (0) pada Skala Atas.
b. Angka NOL (0) pada Skala Samping tepat
segaris dengan garis tengah Sleeve.
F. Mal lengkung (mal elastic)
F.a Definisi nya
Mal
lengkung digunakan untuk membuat
garis lengkung yang tidak
dapat dibuat dengan jangka baik itu dengan ukuran yang sudah ada ataupun dengan ukuran dari mal tersebut
dapat dibuat dengan jangka baik itu dengan ukuran yang sudah ada ataupun dengan ukuran dari mal tersebut
F.b Gambar nya

F.c Aplikasi nya dalam pembuatan kapal
Mal lengkung atau sering disebut juga dengan mal elastis dalam pembuatan
kapal biasa nya berfungsi untuk membentuk bagian kapal yang tidak dapat
dibentuk oleh mistar ataupun jangka yang biasa nya digunakan untuk membuat
Rencana Garis (lines plan) pada
gambar yang di skala kan.

KESIMPULAN
Setelah kita melihat
pembahasan tentang penting nya alat ukur dalam pembuatan Kapal baru kita dapat
menyimpulkan sebagai bahan untuk mengetahui lebih dalam tentang alat ukur yang
digunakan dalam pembuatan kapal baik itu di gambar ataupun di lapangan selain
itu kita juga dapat mengetahui kegunaan dan cara kerja alat ukur tersebut dalam
proses pengerjaan kapal baru.
Jadi alat ukur dalam pembuatan kapal sangat dibutuhkan dan penting dalam proses pembuatan kapal baru dikarenakan lebih dari 50% pengerjaan mengunakan alat ukur baik itu dalam proses KONTRAK, PERSIAPAN GALANGAN, TAHAP DESAIN, FABRIKASI, PERAKITAN(ASSEMBLING), INSTALASI PERMESINAN & PROPULSI, INSTALASI PERLENGKAPAN, PENGUJIAN, PERSETUJUAN KELAS DAN SERTIFIKASI yang dilakukan oleh BKI untuk di Indonesia sampai dengan peluncuran kapal.
Alat ukur sangat diperlukan baik untuk kehidupan kita terlebih untuk pembuatan kapal tanpa alat ukur suatu kapal tidak akan dapat terbuat dan dan tidak ada.
Jadi alat ukur dalam pembuatan kapal sangat dibutuhkan dan penting dalam proses pembuatan kapal baru dikarenakan lebih dari 50% pengerjaan mengunakan alat ukur baik itu dalam proses KONTRAK, PERSIAPAN GALANGAN, TAHAP DESAIN, FABRIKASI, PERAKITAN(ASSEMBLING), INSTALASI PERMESINAN & PROPULSI, INSTALASI PERLENGKAPAN, PENGUJIAN, PERSETUJUAN KELAS DAN SERTIFIKASI yang dilakukan oleh BKI untuk di Indonesia sampai dengan peluncuran kapal.
Alat ukur sangat diperlukan baik untuk kehidupan kita terlebih untuk pembuatan kapal tanpa alat ukur suatu kapal tidak akan dapat terbuat dan dan tidak ada.
TERIMAKASIH…



